Pengembangan Sepak Bola Sejak Dini

Dalam berbagai artikel sepak bola, sudah dibahas mengenai pentingnya kompetisi sepak bola usia dini. Ulasan tersebut disampaikan bukan hanya oleh pengamat sepak bola dalam negeri, melainkan juga oleh para praktisi sepak bola luar negeri. Hal ini khususnya terkait dengan masalah prestasi sepak bola tanah air yang mengalami pasang surut.

Dalam artikel sepak bola tersebut diulas, bahwa salah satu kurang berhasilnya pembinaan sepak bola di Indonesia disebabkan kurangnya regenerasi. Akibatnya, jumlah pemain berkualitas yang ada hanya berkisar pada nama-nama tertentu saja.

Padahal dari sisi bakat, banyak bibit muda Indonesia yang memiliki kualitas bermain sepak bola secara baik. Salah satunya adalah banyaknya pemain Indonesia yang sempat bermain untuk klub luar negeri ketika mereka berusia remaja. Sebut saja nama Kurniawan Dwi Julianto, Bima Sakti ataupun kiper Kurnia Sandy yang sudah merasakan kompetisi di luar negeri.

Pentingnya Kompetisi Usia Dini

Kompetisi sepak bola bagi usia anak-anak dan remaja, merupakan sebuah kewajiban bagi negara yang menginginkan sepak bola mereka berprestasi. Tengok saja, negara seperti Italia atau Inggris yang demikian serius menggarap kompetisi sepak bola bagi anak-anak.

Jika Indonesia menginginkan kualitas sepak bolanya berkembang, mau tidak mau harus mengikuti sistem yang sudah dijalankan di negara – negara tersebut. Mengingat kompetisi sepak bola bagi usia remaja memiliki beberapa manfaat. Di antaranya adalah :

  1. Menjaring bibit-bibit muda yang bisa dipersiapkan sebagai generasi penerus yang akan melanjutkan prestasi atlet senior, khususnya di bidang sepak bola.
  2. Melatih mental para generasi muda, untuk sejak kecil terbiasa bermain sepak bola dalam sebuah sistem yang terkoordinir dengan baik.
  3. Membiasakan para pemain muda untuk berkompetisi secara sehat dan sportif sejak usia dini. Dengan demikian ketika mereka dewasa, sudah memiliki mental yang baik untuk selalu bersikap sportif memiliki pemikiran yang matang dalam kompetisi sepak bola.
  4. Memberikan wadah kreativitas bagi para penggemar bola agar bisa menyalurkan minat dan bakat mereka secara terarah. Sehingga para generasi muda ini bisa dihindarkan dari kegiatan yang bersifat negatif dan merusak mental generasi muda.

www.AnneAhira.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: